Legislator Ini Dukung Program Anies-Sandi

Kamis, 12 Januari 2017 | 12:38
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Anggota Komisi VIII DPR RI Ledia Hanifa. Foto: istimewa.

INDOPOS.CO.ID - Anggota Komisi VIII DPR RI Ledia Hanifa. Karena itu Ledia mendukung gagasan Cagub dan Cawagub Anies-Sandi yang akan memberikan tunjangan kinerja daerah (TKD) kepada guru madrasah. Menurut dia, gagasan itu merupakan mewujudkan rasa keadilan sosial di bidang pendidikan.    

Menurut dia, selama ini nasib sekolah madrasah di Indonesia, termasuk Jakarta masih sangat memprihatinkan. Selain soal sarana dan prasarana, kesejahteraan gurunya pun berbeda jauh dengan sekolah umum.

Pemprov DKI Jakarta memberikan TKD yang cukup besar bagi para guru sekolah umum,  antara Rp 3 juta- Rp 5 juta per bulan. Bahkan kabarnya masih akan ditingkatkan lagi di tahun-tahun mendatang. Namun guru-guru sekolah madrasah tidak memperoleh TKD ini.

“DKI itu punya APBD besar, terbesar bahkan se-Indonesia, tapi nasib guru madrasahnya masih memprihatinkan karena tak tersentuh anggaran TKD. Itu sebabnya salah satu program unggulan Anies-Sandi yang akan memberikan TKD ini, termasuk para guru madrasah sangat baik,” jelas Ledia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1).

Ledia menegaskan,  guru madrasah pun berhak atas TKD sebagaimana yang diterima oleh guru di sekolah umum. “Kalau daerah bisa menganggarkan TKD  bagi pendidik di sekolah umum, hal yang sama layak diberikan kepada guru madrasah,” tandas Ledia.

Ledia mengingatkan, Undang-undang Sisdiknas No 20 Tahun 2003 menyamakan kedudukan jenjang pendidikan umum, agama, negeri dan swasta.   Karenanya dia meminta,  pemerintah baik di pusat maupun daerah, tidak membedakan guru madrasah dengan guru di sekolah umum.

“Jutaan siswa sekolah tingkat SD-SMA di Indonesia tidak semua tertampung di sekolah umum, baik negeri dan swasta. Sebagian dari anak bangsa peserta didik ini ditampung di madrasah, maka harus ingat madrasah adalah bagian dari pengerak sistem pendidikan Indonesia, sehingga mereka tak boleh dibeda-bedakan haknya dalam hal menerima tunjangan,” kata Ledia. (wsa)

Editor : Ali Rahman
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%