Plt Gubernur DKI Pelototi Lelang Proyek

Kamis, 12 Januari 2017 | 15:36
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono

INDOPOS.CO.ID - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono, meminta proses lelang pengadaan barang dan jasa lebih diperketat pada tahun ini. Hal tersebut agar proses pembangunan di Ibukota bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Pria yang akrab disapa Soni ini mengatakan, tidak ingin kasus penghentian pembangunan rumah susun di tujuh lokasi terulang lagi pada tahun ini. 

"Tahun ini BPPBJ (Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa) harus lebih ketat dalam proses lelang," ujar Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, kemarin.

Selain proses lelang, lanjut Soni,  konsultan manajemen pengawasan juga harus diperketat lagi. 

"Pengawasan harus lebih konsisten dalam mengawasi sesuai dengan rambu-rambu, instrumen pengawasan yang ada jangan terlalu longgar. Dari awal harus sudah ketat," ucapnya.

Kontraktor yang sudah masuk daftar hitam atau blacklist, Soni memastikan tidak akan bisa mengikuti proses lelang. BPPBJ telah memiliki daftar kontraktor mana saja yang masuk daftar hitam dan menjadi perhatian.

"Kalau daftar hitam itu tidak boleh mengikuti lelang apapun. Kalau sudah ditetapkan disebar di seluruh instansi pemerintah dan nggak berlaku di semua instansi pemerintah," tandasnya.

Beberapa waktu lalu, Soni juga menyetop 12 dari 13 proyek lelang warisan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Penyetopan itu dilakukan karena Soni, melihat ada permasalahan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2017. 

Permasalahan itu, menurut Soni, terletak pada dokumen untuk rancangan APBD dan Kebijakan Umum APBD-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang diajukan Ahok. Soni menyebut dokumen tersebut masih sepihak.

"Memang ada persoalan, KUA-PPAS yang disusun gubernur petahana itu kan masih sepihak, belum disetujui dewan dan lelang sudah dilakukan," tandasnya. (wok)

Editor : Syahrir Lantoni
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%