Terminal Pulogebang Siap Layani Arus Mudik

Pembelian Tiket Bisa Online

Kamis, 20 April 2017 | 10:47
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
DIBENAHI: Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur terus melakukan pembenahan agar maksimal melayani arus mudik Lebaran tahun ini.

INDOPOS.CO.ID - Terminal  Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, akan dibenahi agar bisa maksimal melayani arus mudik Lebaran tahun 2017. Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyatakan, kualitas pelayanan di Terminal Terpadu Pulogebang perlu ditingkatkan.

"Pembenahan fasilitas yang diperlukan harus dikebut," kata Djarot, kemarin (19/4). Menurutnya, salah satu peningkatan pelayanan yang akan dibenahi yakni, papan informasi. 

Rencananya, seluruh papan informasi yang ada di Terminal Pulogebang akan menggunakan sistem LED layaknya di bandara. "Kita juga perlu menambah jalur serta feeder dan armada bus Transjakarta," jelasnya.

Djarot menambahkan, pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI sudah menyetujui pengelolaan terminal dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Namun, Kemenhub akan tetap memberikan pendampingan.

"Terminal dengan luas 12 hektare ini harus kita kelola dengan baik," tandasnya. 

Pembenahan lainnya yakni terkait menerapkan pemesanan tiket secara online, bagi pengguna jasa bus antar kota antar provinsi (AKAP) di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur. "Saat ini pesan tiket masih menggunakan cara konvensional. Ke depan kita akan terapkan sistem online," ujar Djarot.

Djarot mengatakan, memesan tiket bus secara online dapat memudahkan warga. Sebab, tiket dapat dipesan tanpa perlu datang ke terminal. 

Dia menambahkan, pengguna jasa bus AKAP di terminal ini sudah dipermudah dengan beroperasinya bus pengumpan (feeder) Transjakarta. Sementara itu, Kasubag TU Terminal Terpadu Pulogebang M Taufik mengatakan, feeder Transjakarta yang masuk ke Terminal Pulogebang berjumlah 25 armada dengan 12 rute perjalanan.

"Operasionalnya sudah disesuaikan dengan jadwal kedatangan dan keberangkatan bus AKAP‎," katanya. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga akan mempercepat pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur.

Dalam prosesnya membutuhkan pendampingan karena banyak persyaratan yang diperlukan. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), selaku pembina BLUD. "Terminal Pulogebang ini sudah ada fisiknya. Proyeksinya juga sudah ada. Jika dijadikan BLUD sudah siap," tandasnya

Sebelumnya, pengurus dari perusahaan otobus (PO) antar kota antar provinsi (AKAP) di Terminal Terpadu Pulogebang mengeluhkan sepinya penumpang. 

Diduga, hal ini terjadi karena masih ada terminal bayangan yang beroperasi. Romeo, salah seorang pengurus PO mengungkapkan, kondisi sepinya terminal juga dipicu adanya agen travel yang membuka rute perjalanan sama dengan bus AKAP.

"Penumpang jadi malas datang ke terminal," tutur Romeo, kepada Djarot saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), sehari sebelumnya. Menanggapi keluhan ini, Djarot menyatakan, akan menindaklanjutinya agar terminal yang dibangun di atas lahan seluas 12 hektare ini kembali ramai.

"Terminal bayangan harus ditertibkan, jangan sampai yang ada di terminal resmi justru merugi," tandasnya. Terminal Pulogebang mulai dioperasikan sejak 2 Januari lalu. 

Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Sigit Wijatmiko mengatakan, seluruh bus AKAP mulai 2 Januari lalu sudah wajib masuk Terminal Pulogebang. Selama ini hanya bus dari terminal itu yang berangkat dan datang di Terminal Pulogebang.

"Semua Bus AKAP wajib masuk Terminal Pulogebang. Ini berlaku baik bus yang berangkat atau datang dari dan ke Jakarta," ulasnya kala itu.

Menurutnya, saat ini penumpang juga masih diperbolehkan untuk berangkat atau tiba di tujuan akhir di terminal lain. Ini disesuaikan dengan kartu pengawasan (KPS) yang berlaku. Namun nantinya armada datang juga wajib masuk Terminal Pulogebang terlebih dulu.

Pihaknya juga akan menertibkan terminal bayangan yang masih beroperasi di luar terminal. Termasuk bus AKAP jurusan Jawa Tengah dan Jawa Timur yang masih nekat ke Terminal Pulogadung, akan ditindak tegas. (wok)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%