Pemprov DKI Tak Tegas Terhadap Tempat Hiburan Nakal

Kamis, 18 Mei 2017 | 21:46
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Ilustrasi (Pixabay.com)

INDOPOS.CO.ID - Masih adanya ditemukan tempat hiburan malam digunakan sebagai tempat konsumsi ataupun peredaran narkoba di Jakarta oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) ataupun aparat lainnya menunjukkan Pemprov DKI Jakarta tak tegas menindak usaha hiburan nakal.

Apalagi dua diskotek Diskotek Illigals dan Diamonds, baru saja digerebek BNNP DKI kedapatan tamunya mengkonsumsi narkoba di tempat itu. Padahal sebelumnya Pemprov DKI baru saja memberikan teguran keras terhadap kedua tempat hiburan malam yang berlokasi di Jakarta barat tersebut.

Menurut Ketua Komisi B DPRD DKI, Tubagus Arief, seharusnya pemprov tidak memberikan toleransi terhadap dua diskotek nakal. Lantaran peredaran narkoba di kedua tempat itu dinilai sistematis. Disinyalir ada bandar yang berkeliaran di tempat itu. “Kenapa hanya teguran keras, Pemprov DKI harus langsung ditutup,” tegas politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu,  Kamis (18/5).

Tubagus mengingatkan, ini Indonesia khususnya Jakarta telah darurat narkoba. Untuk itu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI harus menindak tegas tempat hiburan malam yang masih saja membiarkan ada praktik peredaran narkoba di tempatnya. “Apa alasannya hanya diberikan sanksi teguran keras,” tukasnya.

Seperti sebelumnya dua orang bandar narkotika yakni Dony Irawan dan Nur Rohmadani alis Dani ditangkap BNNP DKI Jakarta saat hendak memasok ekstasi ke Illigals pada Kamis (11/5) lalu.

Keduanya disergap di lantai 2 Diskotik Illigals. Mereka kemudian digeledah dan kedapatan membawa total 1.000 butir pil ekstasi, 470 butir Happy Five (H5), 372 paket sabu seberat 0,6 gram dan 139 laket sabu masing-masing seberat 0,5 gram. 

Dari keduanya, petugas juga mendapatkan 16 buah sedotan untuk bong (alat hisap sabu), 2 buah bong dan 3 unit timbangan digital. Bersamaan dengan ditangkapnya kedua bandar tersebut, petugas juga menggeledah ruangan karaoke di tempat hiburan malam tersebut. Saat itulah, petugas menemukan Sean Azad, anak dari artis Ayu Azhari.

Sean bersama pengunjung lainnya diperiksa urinennya. Hasil pemeriksaan urine, Sean dinyatakan positif mengkonsumsi sabu. Saat terjaring razia petugas tidak menemukan barang bukti narkoba di Sean. Pada razia itu,  petugas mengamankan 72 pengunjung yang urinnya positif narkoba

Sedangkan di Diskotek Diamond, saat razia Kamis (13/4), petugas BNNP DKI menemukan plastik sabu dan bong di meja dan lemari resepsionis. Selain itu ditangkap pula 6 orang yang tengah menyabu di dua ruangan VIP terpisah. Peredaran narkoba di tempat hiburan ini ironis bila melihat lokasi yang berdekatan dengan Polsek Tamansari. 

Sedangkan dari 44 pengunjung yang dirazia 16 orang positif mengkonsumsi narkoba. Sebelumnya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI hanya melayangkan teguran keras terhadap kedua tempat hiburan malam tersebut. (iil/JPG)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%