Kurangi Kemacetan, Pemprov DKI Segera Naikan Tarif Parkir

Jumat, 11 Agustus 2017 | 13:38
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menaikkan tarif parkir kendaraan bermotor hingga 10 persen. Kebijakan itu sebagai langkah untuk mengurangi kendaraan pribadi yang menjadi sumber kemacetan ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat akan mengusulkan kebijakan tersebut kepada DPRD DKI Jakarta untuk segera dibahas. "Masih dikaji, tujuannya adalah membatasi kepemilikan kendaraan bermotor," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/8).

Mayoritas masyarakat memiliki kendaraan bermotor lebih dari dua, baik mobil maupun sepeda motor. Nantinya, kebijakan itu akan menekan tingginya angka pembelian kendaraan bermotor.

Menurut Djarot, masyarakat saat ini belum patuh membayar pajak. Maka dengan naiknya tarif parkir, kemudian berkurang angka pembelian kendaraan bermotor, masyarakat diharap bisa memenuhi pembayaran pajak.

"Daripada punya banyak tapi gak bayar pajak. Satu rumah sekarang punya lebih dari satu motor. Orang nanti mau beli motor kan juga mikir," tandasnya.

Kebijakan kenaikan tarif parkir di Jakarta diterapkan mulai bulan Oktober 2017. Saat ini, tarif parkir motor sebesar Rp 2 ribu per jam, sedangkan mobil Rp 5 ribu per jam.

Saat ditanya seberapa efektif kebijakan tersebut akan berjalan, Djarot mengatakan bahwa pertanyaan tersebut seharusnya tidak diajukan untuk saat ini, karena itu masih belum diterapkan dan masih dalam tahap rencana.

"Belum dikerjakan kok udah nanya seberapa efektifnya?," ujar Djarot. (JPG)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%