Tegas! Djarot Minta Penghuni Menunggak Tinggalkan Rusunawa

Jumat, 11 Agustus 2017 | 18:45
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. (Yesika Dinta/JawaPos.com)

INDOPOS.CO.ID - Besarnya tunggakan yang ditanggung oleh penghuni rumah susun sewa (rusunawa) membuat Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat geram. Dia meminta para penunggak yang tak mau mencicil tunggakan itu untuk tinggalkan rumah vertikal tersebut.

"Kalau dia gak ada niat untuk melunasi kewajibannya, ya sudah keluar saja, masih banyak yang berminat (menempati rusun)," ujarnya saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/8).

Djarot menekankan, ketegasannya itu ditujukan kepada warga yang tidak mau membayar. Sedangkan yang tidak mampu membayar akan dibantu dari Badan Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah (BAZIS) DKI Jakarta.

"Kaum Dhuafa kami bantu lewat BAZIS, juga bisa lewat dana kami. Bagi yang betul-betul tidak mampu. Bagi yang masih kuat bekerja dan memang sengaja tidak membayar iuran memenuhi kewajibannya di rusun, kami persilakan untuk meninggalkan," jelasnya.

Khawatir terjadi kecemburuan sosial, Djarot meminta Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) agar teliti dalan melakukan identifikasi untuk mengkategorikan warga yang mampu dan tidak mampu.

"Itu kan ada pengelolanya di situ kan bisa bedakan, tetangganya juga. Jangan sampai mereka jadi cemburu," terang Djarot. (cr3/JPC)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
100%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%