Kebangkitan Kejayaan Indonesia

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 19:09
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Foto : istimewah

INDOPOS.CO.ID - Kiprah Kaum Betawi  dalam ghirah kebangsaan telah tercatat apik dengan tinta emas, sejak embrio republik ini ada Betawi sdah menyumbangkan gagasannya" Kata Abdul Azis Khafia dalam dialognya di Gd Nyi Ageng Serang, Kuningan Jakarta Selatan tanggal 12 Agustus 2017.

Azis Menambahkan contah yg paling dekat adalah ketika 1903 kaum Betawi mndirikan "Perkoempulan Kaoem Betawi" yg digagas Thamrin Tabrie, lalu Perkoempulan Kaoem Betawi dilanjutkan kepemimpinannya oleh "Mohammad Hoesni Thamrin" yg tidak lain adalah putra Thamrin Tabrie. dibawah kepemimpinan MHT Perkoempulan kaoem Betawi memiliki kecabangan Pemuda yakni "Pemoeda Koem Betawi", inilah slanjutnya bersama organisasi kedaerahan lainnya mnyatakan "Soempah Pemoeda 1928" tentang komitmen Kebangsaan Indonesia.

episode berikutnya ketika  tahun 1945, saat semangat proklamasi mnyala dlm dada rakyat Indonesia, lagi2 para pejuang dan ulama Betawi mendorong dan mendesak Bung Karno dan Bung Hatta utk mendeklarasikan republik Indonesia (Proklamasi), pada 17 agustus 1945 dibacakanlah teks proklamasi di Jakarta.

baru berjalan sebulan proklamasi, tantangan datang dari dunia internasional bhw proklamasi blum sepenuhnya keinginan rakyat, disamping ancaman jepang yg masih bercokol di Jakarta. menghadapi tekanan tersebut lagi2 kaum betawi tampil memberikan dukungan dan semangat kpd proklamator, berkumpulah ribuan masa yg digerakkan oleh ulama dn pejuang, mereka memadati lapangan IKADA (sekarang lapangan IRTI MONAS) 19 september 1945, peristiwa ini kemudian kita kenal dg "Rapat Raksasa IKADA", dan begitu seterusnya sampai saat ini Betawi dan NKRI satu kesatuan yg tidak terpisahkan, semangat berBetawi berarti semangat cinta tanah Air, semangat perjuangan, semangat persatuan. (fer)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%