Teknik Gongbi Zhu Wei Sukses Pikat Pengunjung

Senin, 28 Agustus 2017 | 14:46
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
BERBINCANG: Seniman Tiongkok Zhu Wei tengah berbincang dengan pemilik Linda Gallery Linda Ma dalam pembukaan pameran tunggalnya bertajuk ”Virtual Focus” di Museum Nasional, Sabtu (26/8).

INDOPOS.CO.ID - Karya seni kontemporer Tiongkok tidak pernah gagal memikat penikmat seni Ibu Kota. Seperti yang terlihat dalam pameran tunggal Zhu Wei yang dibuka Sabtu (26/8) di Museum Nasional.

Pengunjung yang datang dalam pembukaan pameran banyak yang berdecak kagum karena keindahan karya lukis dan patung Zhu Wei. Zhu Wei merupakan salah satu seniman Tiongkok yang masuk dalam jajaran legendaris.

Dengan ciri khasnya melukis dengan teknik lukis klasik Tiongkok, gongbi, seniman kelahiran Beijing, 1966 itu memiliki posisi penting dalam bangkitnya seni kontemporer di Tiongkok. Karena keunikan karyanya, Linda Gallery pun kepincut menggandeng Zhu Wei dalam pameran tunggal di Museum Nasional bertajuk ”Virtual Focus” hingga dua bulan mendatang.

”Selama 30 tahun terakhir, Zhu Wei telah berhasil menciptakan banyak seri karya seni kontemporer luar biasa yang berkaitan dengan isu-isu kemanusiaan. Dia berhasil meraih kesuksesan di tengah daya tarik global seni kontemporer,” sebut Pemilik Linda Gallery Linda Ma di sela-sela pembukaan pameran Zhu Wei di Museum Nasional, Sabtu (26/8).

Kurator seni sekaligus sejarahwan kenamaan Tiongkok Lu Hong yang ikut menilai karya seni Zhu Wei memberi pujian habis-habisan. ”Kebijaksanaan karya-karya Zhu Wei terletak pada bagaimana dia menujukkan, bahwa ketika seseorang mengejar ekspresi kontemporer, hal yang paling penting adalah memelihara sarana karakter tradisional untuk memberikan hasil yang inovatif. Hal yang dilakukan Zhu Wei sangat penting untuk menjaga sebuah keunikan dalam output artistiknya. Terutama saat perkembangan seni kontemporer berada di bawah ancaman homogenisasi,” ulas Lu Hong yang turut hadir di Jakarta.

Menurutnya, di saat banyak seniman kontemporer Asia banyak merujuk pada teknik lukisan Barat, seniman yang karyanya sudah dikoleksi 40 museum dunia itu, berani tampil beda. ”Zhu Wei ingin membawa kita melihat karya yang dia hasilkan melalui perenungan yang dalam. Dia melukis tidak hanya dari apa yang dia lihat, melainkan mencoba mencerna apa yang dia lihat, kemudian melukiskannya kembali sesuai intepretasinya,” papar Lu Hong.

Zhu Wei juga tetap menjaga tradisi memunculkan identitas dalam karyanya. Misalnya, sebuah tirai merah yang banyak muncul dalam karya-karyanya. Seperti diketahui, warna merah identik dengan budaya Tiongkok dan memiliki makna tertentu.

Sang seniman, lanjut Lu Hong, menampilkan isu sosial dalam sebuah komunitas masyarakat di Tiongkok yang dia interpretasikan dalam karya-karya wajah. Dia, tidak pernah meninggalkan tradisi, tapi apa yang dirinya gambarkan adalah masyarakat dan hal-hal hari ini yang berkembang, sesuai subyek-subyek kontemporer yang menjadi acuan. Begitu kerennya karya Zhu Wei, sehingga Lu Hong berharap, pecinta dan pelaku seni Indonesia bisa belajar dari sang seniman. (sic)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%