Omzet Bulanan Bank Sampah Capai Puluhan Juta

Selasa, 12 September 2017 | 13:31
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
JADI UANG: Daur ulang sampah plastik di bank sampah mendatangkan tambahan ekonomi bagi masyarakat. Program ini perlu didorong menjadi program Nasional.

INDOPOS.CO.ID - SAMPAH Plastik di satu sisi menjadi persoalan lingkungan hidup di Indonesia. Namun jika dikelola dengan managemen sampah yang baik, sampah plastik mendatangkan tambahan ekonomi masyarakat. Rupanya Danone Aqua dengan produknya yang dominan kemasan plastic turut bertanggung jawab mendukung penyelesaian permasalahan sampah di Indonesia.  

”Kami menyadari bahwa penyelesaian masalah sampah di Indonesia haruslah dilakukan dengan kolaborasi berbagai pihak.  Karena itu, kami berterimakasih kepada Pemerintah Kota Jakarta Barat dan BNI yang telah bersedia bersama-sama berkolaborasi untuk menyelesaikan permasalahan sampah dengan program ’Ayo Menabung Dengan Sampah’,”  tegas Senior Sustainable Development Manager Danone Indonesia, Arief Fatullah.

Menurutnya, Danone Aqua berkontribusi  memberikan bantuan modal awal kepada 37 bank sampah unit untuk menjadi Agen 46. Sebelumnya Danone Aqua secara rutin  melakukan pendampingan kepada pengurus bank sampah induk dan membeli sampah botol plastik melalui Recycling Business Unit (RBU).  Arief menyatakan,  pihaknya berkomitmen untuk mengumpulkan kembali sampah botol plastiknya melalui RBU yang bertransaksi dengan Bank Sampah Induk.

”Untuk periode Maret hingga Juli 2017, RBU telah membeli sampah botol plastik sebanyak 7,3 ton dari Bank Sampah Induk Jakarta Barat,” pungkasnya. Dikatakan, pada awal tahun 2017, Danone Aqua mendukung pembangunan bank sampah induk tingkat kota oleh Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat. 

Bank sampah induk memayungi 37 bank sampah unit yang ada di 8 kecamatan, dan 5 bank sampah sekolah di Jakarta Barat. Dengan dukungan infrastruktur dan transportasi pengangkutan sampah dari Sudin LH dan pembelian oleh  Danone Aqua melalui RBU, kinerja Bank Sampah Induk Jakarta Barat cukup baik. Hal itu ditunjukan dengan omzet yang mencapai Rp 77.000.000 untuk periode Maret hingga Juli 2017.(cr1/jpg)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%