Polisi Bongkar Kembali Makam Abi untuk Cari Bukti Tambahan

Selasa, 12 September 2017 | 18:31
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Polisi membongkar makam Abi (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)

INDOPOS.CO.ID - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melakukan pembongkaran makam Abi Qowi Suparto (20) di Karet Biva, Tanah Abang. Abi meninggal setelah dituduh mencuri Vape (rokok elektrik) di Rumah Tua Vape, Tebet, Jakarta Selatan.

"Nanti setelah dilakukan pemeriksaan (otopsi) akan ada prarekonstruksi di dua tempat kejadian perkara," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (12/9).

Argo menjelaskan, prarekonstruksi tersebut dilakukan untuk mengetahui peran para tersangka sebelum dan sesudah melakukan penganiayaan atau persikusi terhadap Abi.

Polisi membongkar makam Abi

Polisi membongkar makam Abi (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)

 

Selain itu, hal itu dilakukan untuk menentukan fakta hukum apakah ada kaitannya dengan pembunuhan berencana atau tidak.

"Penyidik akan melihat unsurnya seperti apa. Kita tidak bisa berasumsi, harus sesuai dengan pasal hukum. Berdasarkan sak‎si nanti seperti apa peran tersangka," tandasnya.

Diketahui, pihak kepolisian telah berhasil menangkap lima pelaku yakni Fahmi, Ando, Dimas, Adit dan AP. Kelima tersangka tersebut mempunyai peranan yang berbeda sampai akhirnya Abi tewas.

Namun, dua tersangka lainnya yang juga ikut melakukan persikusi terhadap Abi, melarikan diri dan saat ini tengah dalam pengejaran pihak kepolisian.

Dalam mengusut kasus tersebut polisi telah berhasil mengamankan barang bukti sejumlah telepon genggam, besi yang digunakan untuk memukul korban, satu buah sepatu, dan print out foto sayembara korban.

Para tersangka disangkakan tentang tindak pidana pembunuhan berencana dan atau pengeroyokan pasal 340 KUHP dan atau 170 KUHP dengan hukuman minimal lima tahun penjara. (cr5/JPC)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%