Ini Gugatan Para Korban Reklamasi

Kamis, 12 Oktober 2017 | 16:43
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
SURAT: Advokat Akar Muhammad Taufiqurrahman menunjukkan gugatan reklamasi Pulau D di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

INDOPOS.CO.ID - Korban reklamasi Teluk Jakarta yang tergabung dalam Aliansi Korban Reklamasi Jakarta (Akar) menggugat perjanjian nomor 33 tahun 2017 dan nomor 1/AKTA/ NOT/ VIII/ 2017 di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/10). Perjanjian itu terkait penggunaan atau pemanfaatan tanah di atas sertifikat hak pengelolaan nomor 45 / Kamal Muara pulau 2 A (Pulau D) antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang ditandatangani Sekretaris Daerah Saefullah dengan PT. Kapuk Naga Indah.

Menurut Advokat Akar Muhammad Taufiqurrahman, ada dugaan perbuatan melawan hukum dalam perjanjian tersebut. Salah satunya, objek perjanjian bertentangan dengan Pasal 1320 KUH Perdata karena kausa tidak halal, mengingat masih berlakunya moratorium pada saat perjanjian dibuat.

"Ini sesungguhnya yang sedang kami uji bahwa jika dirunut dari perjanjiannya ini sudah ada cacat formil. Kenapa cacat formil? Perjanjian ini dibuat sebelum moratorium dicabut. Jadi sudah pantas kita anggap ini barang haram," papar Taufiq di lokasi.

Selain itu dia menilai perjanjian itu tidak melibatkan DPRD DKI Jakarta, padahal ketentuan pasal 9 Peraturan Pemerintah 50/2007 tentang Tata Cara Pelaksanaan Kerja Sama Daerah itu sudah diatur secara jelas. Lalu perjanjian itu juga bertentangan dengan pasal 5 Permendagri nomor 22/2009 karena tidak ada pembentukan tim koordinasi kerjasama daerah.

Objek Gugatan, sambung Taufiq, berimplikasi dengan terbitnya SK HGB dari BPN Jakarta Utara yang superkilat yang keluar di hari yang sama dengan surat permohonan HQB tanggal 23 Agustus 2017. "Pemprov DKI Jakarta yang diwakili Saefullah dan PT. Naga Indah sudah menandatangani perjanjian yang kausanya tidak halal. Oleh karena itu ini sudah layak untuk dibatalkan," pungkas Taufiq. (jaa)

Editor : Muhammad Izzul Mutho
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%