Buntut Walk Out, Kolese Kanisius Didesak Cabut Penghargaan Untuk Ananda Sukarlan

Selasa, 14 November 2017 | 16:05
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Koordinator Humanika, Saiful Jihad

INDOPOS.CO.ID - Sikap pianis Ananda Sukarlan yang walk out saat Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan memberikan sambutan pada acara Ulang Tahun ke-90 Kolese Kanisius di Jakarta, Sabtu (11/11) terus menuai kecaman dari berbagai kalangan.

Bahkan tidak sedikit yang berpendapat, cara yang dilakukan itu sebagai bentuk intoleran dan miskin akhlak yang bisa berujung pada perpecahan bahkan perang saudara. Mereka pun mendesak agar Kolese Kanisius, mencabut penghargaan di bidang kemanusiaan dan seni musik yang diberikan kepada Ananda Sukarlan.

”Apa yang ditunjukan Ananda Sukarlan dan teman-temannya yang walk out saat gubernur pidato itu adalah sebuah tindakan ceroboh yang tidak bisa dibenarkan. Jika tindakan seperti ini dibiarkan dan malah didukung maka bisa berakibat fatal, bahkan dikhawatirkan bisa memicu perang saudara,” ujar Syaiful Jihad, Koordinator Presidium Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika), Selasa (14/11).

Syaiful mengajak semua pihak berkaca dari kasus intoleransi yang berujung perpecahan hingga menyulut perang saudara di sejumlah negara di dunia. Semuanya berawal dari sikap membenci yang diumbar secara vulgar, serta penghinaan terhadap pihak lain yang tidak lain adalah sesama anak bangsa.

”Kasus walk outnya Ananda Sukarlan adalah bentuk penghinaan yang dilakukan secara sengaja kepada seorang tamu yang diundang dan kebetulan menjabat sebagai gubernur. Kalau saja sikap penghinaan itu dibalas oleh pihak yang mendukung Gubernur Anies tentu konflik tidak akan bisa dihindarkan, dan perseteruan dapat terpicu,” katanya.

Beruntung, kata Syaiful, Anies Baswedan bersikap layaknya negarawan yang tidak terpancing dengan provokasi memalukan tersebut. Sehingga emosi para pendukungnya dapat diredam. Namun begitu, tetap harus ada sanksi kepada cara-cara seperti yang dilakukan Ananda Sukarlan tersebut.

Karena sangat penting pemberian sanksi tersebut agar peristiwa seperti itu tidak kembali terulang di kemudian hari. ”Salah satu yang kami sarankan adalah sanksi berupa pencabutan penghargaan yang sudah diberikan oleh Kolese Kanisius kepada Ananda Sukarlan," tegas Syaiful.

Seperti diketahui, Kolese Kanisius menggelar malam penghargaan dalam rangka memperingati ulang tahun ke-90 di Hall D JIExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Sabtu (11/11). Penghargaan itu diberikan kepada lima alumni lintas generasi.  Salah satunya, pianis  Ananda Sukarlan.

Dalam penghargaan tersebut, hadir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang diundang panitia. Anies pun didapuk untuk memberikan sambutan. Saat Anies berpidato, Ananda Sukarlan tiba-tiba berdiri dan langsung meninggalkan (walk out) ruangan. (wok)

Editor : Syaripudin
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
50%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
50%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%